Imbas Perang, Iran Hanya Kirim Jemaah Haji Sepertiga dari Kuota

Imbas Perang, Iran Hanya Kirim Jemaah Haji Sepertiga dari Kuota
Jemaah haji 2026 mengikuti wukuf di padang Arafah pada Selasa, 26/5/2026. Mereka memakai payung untuk melindungi dari teriknya sinar matahari. Foto: X/@tfrabiah
Jemaah haji 2026 mengikuti wukuf di padang Arafah pada Selasa, 26/5/2026. Mereka memakai payung untuk melindungi dari teriknya sinar matahari. Foto: X/@tfrabiah

Perang di Timteng yang pecah akibat serangan AS-Israel ke Iran per 28 Februari 2026 membuat Iran hanya memakai sepertiga dari kuota haji yang didapatnya. Saat ini, jemaah haji asal Iran mulai pulang ke negaranya dari Arab Saudi.

Mengutip Saudi Gazette, jemaah haji asal Iran mulai terbang ke meninggalkan Saudi pada Senin (1/6) setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.

Duta Besar Iran untuk Arab Saudi, Alireza Enayati, mengatakan sekitar 30.000 jemaah asal Iran menunaikan ibadah haji tahun ini. Mereka pulang dengan pesawat terbang secara bertahap hingga akhir Juni.

Jemaah haji Iran tiba di Madinah, 25 April 2026. Foto: Screenshoot PressTV
Jemaah haji Iran tiba di Madinah, 25 April 2026. Foto: Screenshoot PressTV

“Proses pemulangan dengan pesawat dimulai hari ini (Senin 1/6) sehingga mereka dapat kembali ke negaranya setelah menunaikan ibadah haji dengan mudah dan nyaman. Seperti jemaah lainnya, mereka mendapat sambutan hangat dan pelayanan yang baik, dan kini mereka pulang dengan selamat setelah menunaikan ibadah haji yang penuh berkah,” ujar Enayati.

Menurut Enayati, sekitar 30.000 jemaah Iran yang berhaji tahun ini merupakan sekitar sepertiga dari kuota haji yang dialokasikan untuk Iran.

Kuota haji Iran biasanya 85-90 ribu. Laporan-laporan sebelumnya menyatakan, ketegangan di Timteng yang berimbas pada banyak hal membuat Iran mengurangi pengiriman jemaah.

Peta Iran dengan Arb Saudi. Foto: (Peter Hermes Furian)/Shutterstock
Peta Iran dengan Arb Saudi. Foto: (Peter Hermes Furian)/Shutterstock

Pulang Pergi via Udara

Enayati menjelaskan bahwa keberangkatan jemaah haji Iran ke Arab Saudi dilakukan melalui jalur udara dan kepulangan mereka ke Iran juga dilakukan dengan cara yang sama.

“Tidak ada kebutuhan untuk memulangkan mereka melalui jalur darat karena penerbangan masih berlangsung, dan proses keberangkatan berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya,” katanya.

Sejumlah jemaah haji Iran melaksanakan salat di perbatasan Arar antara Irak dan Arab Saudi, Selasa (17/6/2025). Mereka pulang ke Iran via darat imbas perang Israel vs Iran. Foto: Ahmed Saad/Reuters
Sejumlah jemaah haji Iran melaksanakan salat di perbatasan Arar antara Irak dan Arab Saudi, Selasa (17/6/2025). Mereka pulang ke Iran via darat imbas perang Israel vs Iran. Foto: Ahmed Saad/Reuters

Tahun lalu, kepulangan jemaah haji Iran sempat terkendala akibat serangan Israel ke Iran. Jemaah Iran terpaksa pulang lewat jalur darat dengan melintasi Irak karena jalur udara terganggu.

Enayati, yang mendampingi jemaah Iran selama penyelenggaraan haji tahun ini, menegaskan bahwa seluruh proses berjalan mudah dan lancar.

Umat Islam berdoa saat sai di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Kamis (23/4/2026). Foto: Citro Atmoko/ANTARA
Umat Islam berdoa saat sai di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Kamis (23/4/2026). Foto: Citro Atmoko/ANTARA

Ia mengatakan jemaah Iran, seperti jemaah dari negara lain, dapat menunaikan ibadah dalam suasana yang nyaman berkat berbagai fasilitas dan layanan modern yang disediakan Arab Saudi di kawasan suci, serta di Makkah dan Madinah.

Adapun haji 2026 diikuti oleh 1,7 juta jemaah dari 166 negara. Jumlah ini lebih banyak 34 ribu dibandingkan haji 2025.